Go-Blog (Maaf Tidak Membahas Ttg Agama & Keyakinan)

Lebih Baik Diam

Posted by: belumngantuk on: Agustus 20, 2007

Ah..ini sudah malam, tak seharusnya aku terdiam depan komputer ini. Hanya membaca banyolan2 yang bikin panas telinga, omongan lebih pada pencarian Popularitas (citarasa ini saya Blacklist saja), Gak pernah tau kalo bahan ceritaan ntu sudah pasti dan tidak ada tawar menawar lagi. Ok, aku tau kok, mereka paham tentang menggoyangkan jari-jari mereka untuk berolah kata, dan berdiskusi, Tapi ya…. buat kita yang awam dan belum tahu akan ilmunya mendingan diam Sajaa………….

11 Tanggapan ke "Lebih Baik Diam"

hehehe terima kasih :)
Tapi bagi saya mah popularitas itu tidak penting :mrgreen:

Oh ya mau tanya…maksud bahan ceritaan itu sudah pasti dan tidak ada tawar menawar itu yang mana ya?
Karena tulisan saya berusaha memahami dan menjembatani dua bahasan teman yg sama sekali bertolak belakang yaitu “semua agama sama” vs “semua agama tidak sama”.
Lalu yg sudah tdk ada tawar menawar yg mana? Yg semua agama sama atau semua agama tidak sama? :D

omongan lebih pada pencarian Popularitas

menurutku tulisan itu lebih mengacu pada ajang diskusi dech… sebagai penyambung 2 tulisan yang berbeda arah

aku sepakat aja, eh ngak tau sepakat apa..
saya sepakatnya diam aja… :)

Tapi ya…. buat kita yang awam dan belum tahu akan ilmunya mendingan diam Sajaa………

Boleh juga… tapi jangan lupa utk dipelajari dan dipahami, kalo dianggap baik diambil, kalo belum diterima jangan dihujat :)

*ini aku ngomong apa ya?* :mrgreen:

ya udah, diam ajalah kamu. :P

Sebelumnya Saya mau memBeri tahu tentang citarasa dalam blog ini. Nah ternyata dari citarasa blog ini tersimpan ketidak puasan dan itu sangat, sangat, sangat wajar sekali.

Ok, satu Persatu:

* Popularitas. merupakan salah satu sebuah citarasa dalam blog ini dan itu adalah HAK Sepenuhnya penulis BLOG ini untuk menyebut dan menggunakannya, Dan itu mengacu pada Niat yang dituju. Kalau beliau ini tidak Menerima dan tidak merasa seperti “citarasa” yang ada pada blog ini. Kenapa harus dibesar-besarkan. Itu adalah wajar, karena itu adalah reaksi Pribadi. Tidak menerima Sangat Tidak Apa2.

*Tidak ada tawar menawar.

Maaf kalo harus mengutip, dan saya dengar copy paste bisa jadi boleh dan mungkin bisa jadi tak boleh, sebelumnya minta maaf dlo:

Komentar dari saudara:
56. Shelling Ford

semua juga tahu kok, mas, kalo menurut umat muslim agama yang diridhoi allah itu ya cuma islam.

tapi semua juga tahu kalo menurut hindu, agama yang bener bener itu ya agamanya brahma sang pencipta, wisnu sang pemelihara, dan syiwa sang penghancur.
agama yang diridhoi oleh trimurti itu ya agama hindu

kalo menurut siddharta ya bisa lain lagi.

menurut yesus juga tambah lain.

Apa yang mesti dijembatani…??? dan apa yang harus dipahami. Dan apakah ini yang harus dicari titik temu dari hal yang sudah jelas seperti ini…??
Semua agama jelas tak sama, Baik bentuk dan Komposisinya. Karena Asal dari agama ini sudah jelas. Antara Agama Langit (tauhid/dari Tuhan) dan Agama Bumi (Ciptaan Manusi).

Kalau hanya kebaikan dari tujuan beragama menjadi alasan agama adalah sama. Tapi ternyata orang yang tidak beragama juga bisa menjadi orang baik, karena itu adalah sifat manusiawi, dan bahkan bisa sebaliknya,

Kutipan lagi:

50 roemahcerdaz
masih ada waktu memperdebatkan keyakinan?
kenapa ga kita kerja bareng aja buat dunia ini menjadi damai bagi semua makhluk.
Berdebat terus, basi! sementara bumi semakin ambruk oleh petuah-petuah yang katanya dari pada para pemuka agama yang yakin atas kebenaran. Sementara aktifitas hidupnya jauh dari petuahnya sendiri. Kebenaran?
gile!
yuk kita bikin bumi Allah ini menjadi damai dan bergandengan tangan!
Wislah, ga usah berteori!

* Lebih baik Diam: Karena “penulis” tidak memiliki ilmu seperti itu, Dan tak mau membahas yang Sudah Tahu dan Tidak Penting Untuk dibahas. Apalagi Ini

….Sesungguhnya manusia itu tidak memiliki ilmu melainkan sedikit…..”

apa yg harus dijembatani?
yang harus dijembatani adalah toleransi antar umat beragama…

hahahahahaha…kalo memang berpendapat lebih baik diam, ya silakan saja diam. tapi saya sendiri lebih senang menggugat daripada diam dan menerima segala doktrin dengan mentah-mentah. dengan menggugat, setidaknya saya berpikir :mrgreen:

Saya Menjaga Toleransi….??? Yang Harus Dipahami dan Di Jembatani “katanya”. Oleh Karena itu. Forum tentang “pembahasan potingan diatas tentang “agama” dalam Blog ini di tutup UNTUK SELAMANYA.

Terima KAsih Kepada:
1. Deking atas jembatan Toleransinya, semoga “dengan pandangan beliau tentang Bahasan di atas” penulis sampai tujuan melewati jembatan “toleransi”nya.
2. Danalingga, TQ juga. Doakan ya Biar penulis memiliki Ilmu yang banyak, biar tidak hanya diam saja.
3. shelling ford, x women, alex, dan Arul. TQ da berkunjung Ke sini.

Finally: BLog ini mudah2an akan terbebas dari hal2 yang berbau seperti ini lagi kedepannya.

T_T Bye…bye…..Byeeee.

[...] Kamis, Agustus 23rd, 2007 in Penaku Habis Tinta Kadang menjadi orang “bodoh” itu nikmat dan enjoy, berfikir menjadi simpel, tidak macem-macem. Tidak perlu Ilmu Filsafat untuk menilai sesuatu, tidak perlu argumen yang tinggi-tinggi untuk sesuatu yang jelas ada di depan mata. Kita lantas bisa menerima sesuatu dengan lapang dada (karena sudah diberkahi oleh Tuhan yang maha kuasa ilmu yang sangat terbatas, minimal Terbatas ruang dan waktu). Tanpa harus berbantah-bantahan tak berguna. Namun bila hanya dengan ilmu yang terbatas itu akan melampaui atau menyamai ilmu Tuhan, Biarkan mereka bicara saya hanya Diam. [...]

Komentar telah ditutup